Infoproperti.com – Saat ini kebutuhan untuk memiliki hunian yang nyaman dengan harga terjangkau sedang di impi-impikan banyak orang, tidak kecuali para karyawan. Terkebih lagi rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi semua orang. Akan tetapi, saat ini banyak sekali karyawan yang masih ragu dalam mengajukan KPR tersebut. Menjadi karyawan dengan gaji minim memang rasa-rasanya masih belum pantas untuk mengajukan KPR. Akan tetapi bukan berarti karena berstatus sebagai karyawan, tidak bisa memiliki hunian sendiri.

Mengajukan KPR memang tidak semudah yang dibayangkan, begitu banyak sekali syarat yang harus dipenuhi. Hal ini pula lah yang membuat banyak karyawan sering menunda-nunda untuk melakukan kredit rumah. Lalu bagaimana cara mengajukan KPR bagi karyawan?

Usia ketika mengajukan KPR

Dalam mengajukan KPR tidak semudah membalikan telapak tangan. Jika membeli rumah secara tunai mungkin tidak begitu banyak persyaratan yang harus dipenuhi, akan tetapi berbeda dengan masalah KPR ini. Ketika menginginkan untuk mengajukan KPR, pastikan sudah menginjak usia 21 tahun. Hal ini berkaitan mengenai syarat usia minimum yang telah ditetapkan dalam mengajukan KPR. Sedangkan masa cicilan berakhir pada saat sudah berusia 55 tahun untuk karyawan dan 60-65 tahun untuk wiraswasta, professional, pengusaha atau professional. Karena pada usia sekitar 50 tersebut sudah di anggap tidak produktif lagi untuk itu perhatikan syarat-syaratnya terlebih dahulu. Jangan sampai pengajuan KPR ditolak akibat tidak memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

Status pekerjaan

Salah satu syarat penting pengajuan KPR bagi karyawan ialah status dalam bidang pekerjaannya, apakah itu karyawan tetap atau kontrak. Lembaga finansial sangat mengutamakan status karyawan tersebut karena berkaitan mengenai proses pembayaran cicilan nantinya. Meskipun pada kenyataannya pihak bank lebih banyak memberikan point plus kepada karyawan tetap, namun begitu bagi yang berstatus karyawan kontrak tidak perlu merasa khawatir. Karena saat ini telah banyak sekali Bank yang menerima pengajuan KPR bagi karyawan kontrak dengan syarat harus memili pendapatan diatas upah minimum regional (UMR).

Memiliki rekening Koran yang baik

Jika berurusan dengan Bank, tentunya kita juga tidak bisa lepas dari pengawasan Bank Indonesia. Karena BI mengetahui mengenai seluk-beluk keuangan setiap nasabah Bank. Maka dari itu sebelum memutuskan mengajukan KPR, alangkah lebih baiknya untuk memperbaiki rekening terlebih dahulu. Semua ini sangat penting agar KPR yang diajukan tidak ditolak oleh Bank yang bersangkutan. Jika Anda masuk sebagai daftar hitam (Blacklist) Bank Indonesia, sudah di pastikan kemungkinan ditolak oleh Bank lebih besar.

Bagi karyawan yang mempunyai penghasilan masih dibawah 4jt, mulai sekarang diharapkan untuk tidak perlu merasa khawatir lagi. Karena tahun 2015 ini, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar 220 milliar untuk membantu para masyarakat/karyawan yang mempunyai penghasilan maksimum 4jt untuk pembelian rumah tapak, dan 7jt untuk rumah susun. Selain itu suku bunga KPR FLPP dari pemerintah ini sangat rendah dengan hanya 7,5% per bulannya. Dimana itu sudah termasuk premi asuransi jiwa, asuransi kebakaran, dan juga asuransi kredit dengan jangka waktu cicilan yang diberikan kisaran 5 sampai 20 tahun.

Satu hal lagi yang perlu diketahui oleh para karyawan yang sedang ingin membeli sebuah rumah dengan harga terjangkau. Tidak ada salahnya untuk membeli rumah lelang yang diadakan oleh pihak Bank. Biasanya rumah tersebut merupakan hasil sitaan dari Bank karena sang pemilik tidak sanggup untuk melunasi kredit yang dijalankan. Selain rumahnya masih dalam keadaan yang baik, harganyapun juga sangat terjangkau.

Advertisements