Infoproperti.com – Dalam masa tubuh kembangnya anak perlu melakukan berbagai hal untuk mengembangkan kemampuan dan kepercayaan dirinya, hal ini dapat anak dapatkan dengan bermain. Dengan bermain pula anak dapat melatih sensor motoricnya. Agar anak dapat mengembangkan kemampuannya tersebut, sangat diperlukan tempat bermain di rumah. Berikut ini tips mendesain ruang bermain yang ramah anak.

Pemilihan ruangan

Agar anak dapat bergerak secara leluasa sangat diperlukan ruangan yang luas. Dengan ruangan yang luas, tidak membatasi gerak anak ketika bermain. Tetapi jika memang dirasa ruangan di rumah Anda tidak begitu cukup, tidak perlu memaksakan. Yang terpenting ialah anak dapat bergerak dengan leluasa di ruang bermainnya.

Keamanan

Tidak hanya memperhatikan kenyamanan anak ketika bermain, keamanan merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Dalam masa tumbuh kembangnya anak belum begitu mengerti tentang hal yang benar dan berbahaya bagi dirinya, maka dari itu ketika ingin memberikan furniture dalam ruangan bermain anak, akan lebih baik untuk membeli bahan material yang aman untuk anak, seperti plastic. Dengan begitu sebagai orang tua, Anda tidak perlu khawatir anak beresiko tergores benda tajam.

Tempat mainan

Anak-anak sangat gemar sekali bermain, karena hal ini lah tidak jarang banyak sekali anggota keluarga yang membelikannya banyak mainan. Agar mainan anak tidak berserakan dimana-mana, penggunaan rak sangat diperlukan. Ajarkan anak untuk merapikan mainannya ketika selesai bermain, dengan begitu Anda dapat melatih kedisiplinan Anak.

Lantai

Untuk tempat bermain anak pastikan untuk tidak memilih material lantai yang licin, ini untuk mengurangi resiko anak terpeleset ketika berlari kesana kemari. Anda juga dapat memberikan karpet di ruangan bermain anak. Dengan tambahan karpet ini akan membuat anak tidak kedinginan ketika duduk di lantai.

Papan tulis

Biasanya anak-anak sangat senang sekali bermain corat-coret. Daripada anak mencorat-coret tembok di ruang bermainnya, lebih baik sediakan papan rulis. Pastikan pula spidol yang digunakan anak tidak permanen, dengan begitu anak bisa menghapus kembali coretannya.

Advertisements