Infoproperti.com – Dalam melunasi kredit rumah atau yang lain kepada pihak perbankan terkadang tidak selalu berjalan lancar, ada waktu dimana terjadi kredit macet akibat beberapa alasan. Ada banyak sekali hal yang menyebabkan kredit macet, salah satunya ialah usaha yang mengalami keterpurukan. Jika sudah begini, apa yang dapat Anda lakukan?

Datanglah kepada pihak perbankan mengenai apa yang terjadi dengan kondisi keuangan Anda, dengan begitu pihak perbankan akan membantu meringankan beban Anda. Biasanya pihak perbankan akan memberikan restrukturisasi kredit. Restrukturisasi kredit ialah suatu upaya perbaikan yang dilakukan pihak perbankan dalam bidang perkreditan kepada para debitur yang mengalami kesulitan dalam melunasi pembayaran kredit. Nantinya pihak bank akan memberikan kemudahan dengan menambah jangka waktu pelunasan kredit atau mengurangi suku bunganya. Hal ini bertujuan untuk menyelamatkan pihak debitur dari masalah kredit macet.

Ada dua langkah yang dapat diambil dalam menyelesaikan kredit macet yaitu secara damai atau melalui jalur hukum. Jalur damai dapat Anda ambil ketika adanya suatu inisiatif dari pihak debitur kepada perbankan dengan memberitahu keadaan keuangan yang tengah dialaminya sekarang. Atas dasar inilah pihak perbankan memberikan restrukturisasi kepada nasabah. Namun apabila setelah dilakukan restrukturisasi tidak memberikan dampak baik terhadap kemajuan bisnisnya dan tidak ada arus kas masuk, terpaksa pihak perbankan harus melakukan penyitaan aset kepada nasabah untuk melunasi kekurangan pembayaran.

Aset yang disita ini nantinya akan dilelang oleh pihak perbankan. Apabila hasil yang didapat dari lelang melebihi jumlah biaya yang harus dibayarkan oleh nasabah, pihak perbankan akan mengembalikan uang kelebihannya. Maka dari itu bagi Anda yang tengah mengalami masalah kredit macet, akan lebih baik untuk segera melakukan inisiatif dengan mendatangi pihak perbankan untuk memudahkan Anda ketika ingin melunasi pembayaran kredit. Ini juga berguna untuk memperbaiki catatan kredit Anda serta agar Anda tidak masuk dalam blacklist bank Indonesia, dimana nantinya ini akan berengaruh terhadap pengajuan kredit Anda kedepannya.

Advertisements