Processed with VSCOcam with c1 preset

Infoproperti.com – Memberikan bingkisan saat hari raya merupakan salah satu tradisi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar sesama kerabat dan keluarga. Membeli parcel memang sangatlah praktis, Anda tidak perlu lagi menyiapkan apa saja keperluan yang dibutuhkan. Akan tetapi dalam membeli parcel lebaran harus tetap hati-hati, karena saat ini banyak sekali penipuan terutama apabila Anda membeli secara online. Berikut ini beberapa hal yang mesti Anda perhatikan sebelum membeli parcel.

Tanggal expired

Memang banyak sekali jenis parcel yang dijual, baik itu parcel makanan atau kue, barang pecah belah seperti gelas maupun piring, dan juga perlengkapan sholat seperti mukenah. Namun kebanyakan masyarakat lebih tertarik membeli parcel makanan atau kue. Oleh sebab itu, perhatikan terlebih dahulu tanggal kadaluarsa. Akan lebih baik apabila Anda langsung ke tempat penjual dengan begitu Anda bisa menanyakan tentang tanggal kadaluwarsanya.

Kondisi parcel

Sebelum memutuskan untuk membeli parcel, cek terlebih dahulu keadaan barang dalam parcel. Apakah ada yang rusak atau pecah. Apabila Anda membeli parcel online, simpan bukti pembayaran, dengan begitu ketika barang yang Anda terima tidak sesuai dan ada yang rusak, Anda dapat minta pertanggung jawaban kepada penjual.

Sertifikat halal

Pada momen seperti ini tidak jarang banyak sekali penjual yang berlaku curang. Bisa saja makanan dalam parcel Anda sudah tidak layak dan tidak terdapat sertifikat halal dari MUI. Maka dari itu tanyakan sedetail-detailnya kepada penjual.

Jangan tergiur dengan harga murah

Sudah umum di masyarakat, apabila parcel dengan harga murah biasanya paling banyak dicari. Apabila Anda tidak ingin mengalami hal yang tidak diinginkan, cobalah untuk tidak tergiur dengan harga murah, terlebih saat membeli parcel. Karena bisa saja parcel yang Anda beli sudah dalam keadaan kadaluarsa dan bahan yang digunakan tidak sesuai. Maka dari itu pastikan untuk mengecek parcel sebelum membeli terlebih parcel makanan.

Advertisements