spbu

Ingin memulai bisnis namun masih bingung? Sebenarnya ada banyak peluang bisnis usaha yang menjanjikan yang bisa dicoba salah satunya adalah SPBU. Saat ini jumlah spbu di Indonesia terbilang masih minim. Dikarenakan biaya untuk mendirikan spbu cukup mahal, membuat peminatnya sedikit. Lalu kira-kira berapa besar biaya untuk mendirikan spbu?

Seperti yang dikutip dari beberapa sumber, menurut direktur BBM BPH Migas Hendry Ahmad, “Nanti orang bisa membangun SPBU baru tapi sub saja dari distribusi SPBU resmi terdekat. Dimana modal mendirikannya antara 75-100 juta sudah bisa menjadi distributor bbm resmi layaknya spbu. Sedangkan kalau bangun Spbu bisa sampai 20 milyar.”

Selain Spbu ada bisnis penyalur bbm lainnya, seperti APMS (Agen premium dan minyak solar), SPDN (Solar packed Dealer Nelayan) dan SPBN (Stasiun pengisian bahan bakar nelayan).

1. Untuk bisnis APMS dana yang dibutuhkan sekitar Rp.500 juta sampai Rp. 2 miliyar. Dimana ini merupakan cikal bakal spbu yang melayani konsumen di daerah terpencil dengan volume penjualan terbatas.

2. Jika ingin berbisnis SPBN dana yang dibutuhkan adalah Rp.4-7 miliyar (Tidak termasuk tanah). Spbn adalah penyalur bbm yang melayani konsumen nelayan dan usaha perikanan dengan kriteria sesuai dengan peraturan yangberlaku.

3. Sedangkan untuk bisnis SPDN yang melayani konsumen nelayan dan usaha perikanan. Dibutukan dana sekitar Rp. 200-400 juta (Tidak termasuk tanah).

Bagi Anda yang sedang mencari peralatan SPBU terlengkap di Indonesia bisa klik disini.

Advertisements